Karya Ulasan Film

Sing (2016)

Sing (2016) adalah film yang disutradarai dan ditulis oleh Garth Jennings. Film ini diproduseri oleh Chris Meledandri dan Janet Healy. Pemeran utama diperankan oleh Matthew McConaughey.

Film ini bercerita tentang usaha Buster Moon dalam menyelamatkan sebuah teater yang dibeli dengan kerja keras sang almarhum ayahnya. Moon kemudian mendapat ide  untuk menambah jumlah penonton teater dengan membuat kompetisi menyanyi.  

Kesalahan dalam pencetakan jumlah hadiah di flyer yang seharusnya $1 000 menjadi $100 000 membuat Moon kesusahan, sehingga berusaha untuk meminta bantuan Nana, veteran artis teater, untuk memberikan bantuan hadiah tersebut. Di sisi lain, jumlah hadiah yang besar mengundang banyak orang yang mendaftar.

Cerita ini memiliki animasi yang bagus, memberi banyak nilai inspirasi, dan memiliki karakter dan cerita  yang unik. Tetapi, beberapa sudut cerita dapat diprediksi dan humor yang kurang.

Secara keseluruhan, film ini cukup baik  dan mengajarkan kita untuk berani mengejar apa yang kita impikan dan apa yang kita cintai.

By Jason F.T.J. / VIIIA


In The Heart of The Sea (2015)

Film ini di adaptasi dari buku nonfiksi yang ditulis oleh Charles Leavitt, dirilis pada tahun 2015, dan diproduksi oleh Brian Grazer, Ron Howard, Will Ward, Paula Weinstein. Cerita ini memiliki latar waktu pada tahun 1820, di Amerika Serikat. Mengisahkan tentang seorang kapten kapal bernama George Pollard yang akan memimpin ekspedisi bersama para awaknya untuk memburu paus minyak. Sang pemilik kapal memutuskan untuk menyewa pemburu paus profesional bernama Owen Chase untuk ikut dalam ekpedisi tersebut.

Pada awalnya perjalanan berjalan dengan lancar. Hari demi hari pun berlalu namun sayang mereka hanya dapat mengumpulkan sedikit paus. Goerge dan Owen memutuskan untuk pergi berlayar ke pantai Barat Amerika Selatan yang didengar merupakan tempat pemburuan yang kaya dengan paus. Namun sesampainya disana kapal mereka malah diserang dan ditenggelamkan oleh paus putih raksasa.

Mereka mau tidak mau harus berusaha bertahan hidup dengan hanya mengendarai 2 sekoci dan dengan persediaan makanan yang terbatas. Semua usaha sudah mereka lakukan mulai dari mengirimkan signal ke langit dan berharap mendapat bantuan, bahkan hingga menetap disuatu pulau dengan harapan orang-orang dapat menemukan mereka. Namun semua itu tidak membuahkan hasil, hingga sudah banyak dari para kru yang mulai mati dikarenakan kelaparan atau luka-luka. Demi bertahan hidup mereka rela memakan tubuh dari teman teman mereka yang sudah mati dengan tujuan dapat bertahan lebih lama lagi. Ketika sudah mulai kehilangan harapan tiba tiba mereka melihat banyak burung diudara yang artinya mereka sudah dekat dengan permukiman. Sesampainya mereka dipermukiman tidak ada 1 pun warga yang menyambut mereka. Para warga justru malah heran dan menatap mereka seolah sedang melihat mayat hidup, dikarenakan tubuh mereka yang sudah sangat lemah dan telah menghilang berhari-hari.

Film ini memiliki alur yang sangat baik, serta menampilkan kehidupan seorang pelaut dengan sangat jelas dan realistis, film ini bahkan berani menampilkan adegan seperti kanibalisme. Namun bagi beberapa orang yang tidak menyukai film dengan tema laut, film ini mungkin akan terasa agak membosankan dikarenakan latarnya yang terus menampilkan suasana laut.

Sekian ulasan saya mengenai film In The Heart of The Sea, terima kasih.




Christian Benedict Kurniawan / G VIIIA


Naruto Shippuden (2007)

Naruto adalah series manga yang ditulis dan digambar oleh Masashi Kishimoto yang berasal dari Jepang. Manga Naruto sendiri pun memiliki genre Fiction Adventure. Berawal dari manga tersebut, terciptalah anime Naruto yang memiliki 220 episode dan Naruto: Shippuden, sebuah series anime dari manga tersebut yang mencapai 21 season dan 500 episode.

Keseluruhan dari anime Naruto ini sendiri mencakup masa lalu, masa remaja, hingga masa dimana Naruto mencapai mimpinya. Naruto bukanlah anak yang pintar, ia juga tidak teladan pada masa kecilnya. Pada masa kecilnya, ia merupakan pembuat onar demi mendapatkan perhatian, karena selama ini tentunya ia dijauhi akibat ‘iblis’ yang tersegel didalam dirinya, dan juga karena ia tidak mempunyai baik ayah maupun ibunya. Bagian ini menunjukkan ketidakpedulian kita untuk mencari tahu tentang suatu informasi dapat berakar ke hal yang fatal.

Dalam masa pertumbuhannya, ia mulai menemukan teman yang benar-benar ingin berteman dengannya, meskipun mereka tahu bahwa Naruto memiliki ‘iblis’ yang pernah menghancurkan desa mereka, atau bahkan membunuh Hokage (presiden) mereka. Bahkan sudah ada orang yang mulai tertarik pada Naruto. Seiring berjalannya waktu, penduduk desa mulai bisa menerima Naruto setelah Naruto menyelamatkan desa tersebut dari salah satu tokoh antagonis di series tersebut. Pada akhirnya, banyak film Naruto yang menceritakan dunia lain Naruto, bahkan ‘ending’ untuk Naruto.  

Dalam series ini, banyak sekali hal yang dapat kita resapi dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah seperti yang saya sebutkan tadi, penyaringan informasi, kepekaan kita, dan lain-lainnya. Namun tentu saja series ini memiliki kekurangan, seperti animasinya yang terkadang di protes akibat kualitasnya, terlalu banyak episode pengisi, dan lain-lainnya. Meskipun Naruto memiliki banyak sekali episode, setiap episode memiliki keunikan sendiri, membuat Masashi Kishimoto menjadi salah satu penulis manga tersukses di dunia.





Carmen Veylatia S. Sijabat. / G VIIIA

Apakah Perubahan Sistem Penjurusan SMA Sesuatu yang Tepat?

Isu yang belakangan ini banyak dibicarakan adalah perubahan sistem penjurusan SMA. Kurikulum Prototipe yang baru adalah kurikulum dimana para siswa siswi dapat memilih mata pelajaran yang diinginkan, contohnya ingin memilih Kimia dan Fisika saja tanpa Biologi, sehingga tidak ada lagi jurusan IPA, IPS dan Bahasa. Sebelumnya, Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Anindito Aditomo mengatakan Kurikulum Prototipe pada tahun 2022 bersifat opsional. Berarti sekolah dapat memilih, ingin menerapkan kurikulum tersebut atau tidak.

Perubahan sistem ini membawa banyak pro dan kontra, hal ini terjadi dikarenakan pandangan pemerintah tentang fleksibilitas pendidikan di Indonesia. Pak Anindito Aditomo sendiri mengatakan bahwa Kurikulum Prototipe hanya akan diterapkan di satuan pendidikan yang berminat untuk menggunakannya sebagai alat untuk melakukan transformasi pembelajaran. Hal ini ditujukan untuk meramu karir siswa/siswi tersebut. Oleh karena itu, daripada dikotakkan ke dalam jurusan IPA, IPS dan Bahasa, Pak Anindito menyatakan bahwa, siswa kelas 11 dan 12 diperbolehkan meramu sendiri kombinasi mata pelajaran yang sesuai dengan minatnya.

Perubahan kurikulum prototipe ini memang bersifat tidak wajib. Sistem jurusan ini menarik perhatian banyak orang termasuk orang-orang disekitar saya. Beberapa orang tua murid setuju akan perubahan hal ini dan memuji Pak Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan Indonesia. Mereka mengatakan bahwa program ini akan sangat bermanfaat untuk kedepannya saat memilih jurusan kuliah dan karir yang akan dipilih oleh anak-anaknya. Menurut pedapat kebanyakan siswa/siswi SMP, SMA perubahan ini sangat baik, mengingat dari dulu ada sebuah stigma yaitu, “jika kamu masuk jurusan IPA berarti kamu lebih pintar”. Jika perubahan ini benar terjadi tentunya siswa/siswi akan menghilangkan stigma tersebut.

Menurut pendapat saya, tindakan berani yang dilakukan pemerintah ini sangat baik, perubahan sistem jurusan menjadi pilihan yang dapat membantu siswa/siswi meramu mata pelajaran untuk jenjang kuliah ataupun karir mereka. Semoga perubahan sistem kurikulum SMA ini dapat membuahkan hasil yang baik dan membantu penyebaran pendidikan dengan baik.




By: Angie – GIX
Ketua OSIS SMP Amore Prime School

Pahlawan Pada Masa Kini

Kita pasti pernah mendengar kata ‘pahlawan’, namun tahukah definisi pastinya? Menurut KBBI, pahlawan adalah ‘orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran’ dan ‘pejuang yang gagah dan berani’.

 Pada jaman dahulu, pahlawan dapat diartikan sebagai orang-orang yang memiliki rasa nasionalisme yang tinggi sehingga membantu dalam peperangan, dll. Tidak hanya orang-orang yang terjun ‘langsung’ ke dalam medan peperangan, para sastrawan dll juga merupakan pahlawan. Pada masa kini, hal tersebut juga berlaku, namun dalam lingkup yang lebih luas.

 Lantas, siapa sajakah yang dapat menjadi representatif pahlawan muda/jaman kini? Atlet-atlet dari tanah air yang berhasil meraih piala kemenangan seperti Jonathan Christie & Anthony Ginting dapat menjadi representatifnya. Contoh lainnya adalah penyanyi tanah air yang mencapai lingkup internasional dengan memberikan citra baik seperti Stephanie Poetri, Dita Karang, dll.

Kita pun bisa menjadi pahlawan pada jaman modern ini. Dengan sifat nasionalisme yang tinggi, kita dapat belajar dengan sungguh-sungguh agar kelak dapat membuat tanah air kita ini menjadi negara yang lebih baik lagi.

By Veilatia
G VIII-A

Science Monthly Project

On August, 20 2021 junior high school students from grade 8 and 9 have performed several experiments. The experiments are ‘’Gasoline vs Styrofoam”, “Heat and Calorie Transfer” and “Hanoi Tower”.

Gasoline vs Styrofoam

The first experiment called ‘’Gasoline vs Styrofoam” is performed by soaking pieces of Styrofoam blocks in a gasoline until the bubbles and gel – like suspension appear in the gasoline. The appearance of the bubbles in gasoline happens due to the chemical reaction in Styrofoam and gasoline which are types of organic compounds.

This reaction is also called as ‘cracking’ reaction which allows the single carbon bonds in gasoline to break another double carbon bonds in Styrofoam into single bonds. The cracking reaction eventually changes the blocks of Styrofoam into gel – like suspension in the gasoline.

Hanoi Tower

In the “Heat and Calorie Transfer” experiment, they observed the effects of the existence of liquid heat medium transfer in a plastic bottle. The existence of that liquid (water) inside the plastic bottle will prevent the damage of the plastic bottle due to uneven heat motion in plastic bottles by spreading heat thoroughly around the burnt area.

Therefore, the plastic bottle with water inside stays undamaged when having direct contact with flame while the empty plastic bottle gets easily burnt after being touched by the flame.

Heat and Calorie Transfer

In our 3rd experiment called “Hanoi Tower” we applied exponential number pattern to build up Hanoi Tower miniature. The number pattern increases gradually as we solve exponential problem in whole number sequence.

Kegiatan Pengisi Waktu Luang di Masa Pandemi

Oleh: Carmen Veilatia Sondi Sijabat – G7A

Di masa pandemi Covid-19, seluruh masyarakat diharuskan untuk menetap di rumah dan mengurangi aktivitas diluar rumah, tak terkecuali pelajar. Pelajar dilarang untuk belajar secara offline dan diharuskan untuk belajar secara online alias virtual. Bukan hal yang luar biasa bila pelajar merasa jenuh akibat menatap layar gadget seharian dan tidak bisa melakukan aktivitas diluar. Pastinya banyak pelajar yang berusaha membuat dirinya senyaman mungkin berada di rumah. Meskipun sudah mencoba berbagai cara agar bisa bertahan dengan situasi tersebut, pelajar masih saja merasa bosan dan malah mengalihkan semua kebosanannya menuju games-games di dalam gadget. Itu berarti, hampir 24 jam pelajar menatap layar gadget secara terus-menerus.

Namun, ternyata ada lho,  kegiatan positif yang bisa dilakukan pelajar dalam masa pandemi, seperti beberapa kegiatan dibawah ini:

  1. Pengeksplorasian Teknologi

Dikarenakan situasi yang mengharuskan kita untuk menggunakan teknologi secara maksimal, para murid dan guru dapat mengenal beberapa aplikasi baru dan dapat memahami teknologi lebih dalam. Dengan begitu, kehidupan sehari-hari di masa pandemi akan terasa lebih mudah dan lancar.

  1. Memulai Usaha secara Online

Tentu kita mempunyai banyak waktu luang karena keterbatasan melakukan aktivitas diluar rumah. Oleh karena itu, salah satu cara untuk memanfaatkan waktu luang kita adalah dengan berjualan secara online. Mulai dari berjualan barang handmade, barang lama, atau menjadi re-seller. Selain dapat mengisi waktu luang, kegiatan ini juga dapat memberikan kita keuntungan.

  1. Mencoba Hal-hal Baru

Sesekali kita harus untuk mencoba hal-hal baru, merasakan tantangan-tantangan dari hal tersebut. Kita tidak tahu jika suatu hari nanti hal tersebut bisa menjadi hobi kita. Dengan adanya internet di jaman modern seperti sekarang, kita dapat mencari bagaimana untuk memulai dan melakukan hal-hal yang menarik dan baru bagi kita.

  1. Berolahraga

Walau hanya dirumah saja, olahraga adalah hal yang sangat penting dilakukan, apalagi dalam masa pandemi. Kita dapat melakukan hal-hal yang sederhana, seperti berjemur dan melakukan senam di pagi hari. Kegiatan ini dapat meningkatkan kebugaran dan kesehatan jasmani kita yang sangat penting di masa seperti ini.

  1. Mengasah dan Mendalami Bakat Kita

Salah satu cara untuk mengembangkan pribadi kita adalah mengasah dan mendalami bakat kita yang mungkin belum sempat kita asah pada masa sebelum pandemi. Contoh sederhananya adalah menggambar. Kita dengan gampangnya dapat mencari beberapa tips and trick untuk menggambar di internet dan cobalah menggambar menggunakan tips and trick tersebut. Kegiatan ini bahkan dapat berujung menjadi kegiatan “Memulai Bisnis secara Online”, contohnya adalah hasil gambaran, rajutan, masakan, dan banyak lainnya.

  1. Belajar

Walaupun kita sedang menghadapi pandemi, tugas utama pelajar tentunya adalah belajar. Belajar adalah kewajiban dan memang seharusnya kita haus untuk belajar. Adanya banyak waktu luang di masa seperti ini bukan berarti kita boleh bermalas-malasan, tetapi justru itulah yang menjadi dorongan bagi kita untuk menolak jauh-jauh kemalasan kita dan memakai waktu kita untuk hal-hal yang lebih baik, positif, dan berguna.

  1. Mendokumentasikan Kehidupan di Masa Pandemi

Pandemi ini jika dilihat dari sekarang mungkin memang melelahkan dan menyusahkan, namun itu bisa saja akan menjadi cerita yang bagus di masa mendatang, akan bagaimana kita bisa bertahan melewati situasi yang sangat berat pada masa itu, atau bagaimana drastisnya perubahan di dunia pada masa pandemi. Mulai dari menulis keseharian kita atau membuat gambaran situasi pada saat itu, sampai mengedit video yang kita rekam pada masa pandemi. Dokumentasi ini nantinya bisa kita lihat saat kita tua nanti, atau dapat kita jadikan sebagai dukungan mental, agar kita sadar bahwa kita sudah berjuang sejauh itu, dan karena itulah kita tidak boleh menyerah.

Masih banyak sekali kegiatan positif yang bisa dilakukan pelajar di masa pandemi ini. Walau sulit dan melelahkan, janganlah kita mengeluh dan lebih baik kita melakukan kegiatan positif diatas agar kita dapat mengisi waktu luang kita dengan baik dan tidak menatap layar gadget terus-menerus. Terjadinya pandemi bukan berarti akhir dari semangat kita untuk meraih cita-cita. Ingatlah bahwa semuanya akan berlalu.

Tetap semangat dan jangan menyerah!

Kegiatan Positif Pada Masa Pandemi

Oleh: Nicolas Joantine Mokar – G7B

Virus CORONA atau COVID – 19 adalah pengaruh buruk atau negatif bagi manusia, baik dalam bidang kesehatan, ekonomi, sosialisasi sesama manusia, ataupun mental. Banyak yang sakit ataupun meninggal karena virus ini, Karena itulah dilakukannya Lockdown. Bagi yang tidak tahu apa itu Lockdown, Lockdown merupakan tindakan darurat atau kondisi saat orang-orang untuk sementara waktu dicegah memasuki atau meninggalkan area atau bangunan yang telah ditentukan selama ancaman bahaya berlangsung. Dan karena Lockdown ini banyak fasilitas–fasilitas umum yang di Shutdown atau ditutup, seperti sekolah.

Banyak yang terkena dampak Lockdown ini, terutama para pelajar. Dampak–dampak dari Lockdown ini adalah kecanduan gadget, cabin fever, penglihatan kabur, sakit kepala, dan stres.

Karena pengaruh negatif inilah, kita harus melakukan tindakan positif. Tindakan–tindakan positif yang dapat kita lakukan adalah:

  1. Membersihkan rumah

Membersihkan rumah dapat membantu orang tua. Pekerjaan mereka akan lebih cepat terselesaikan. Membersihkan rumah juga dapat membalaskan jasa orang tua yang telah melahirkan dan membesarkan kita. Untuk membersihkan rumah sebaiknya dilakukan 1 kali pada hari minggu agar tidak terganggu pelajarannya dan menjaga rumah tetap bersih. Lingkungan bersih dapat membuat rumah terhindar dari virus dan bakteri. Membersihkan rumah bersama – sama akan terasa lebih menyenangkan.

  1. Menanam tumbuhan

Menanam tumbuhan adalah salah satu cara untuk memperindah pekarangan rumah. Karena tumbuhan terutama bunga adalah tumbuhan cantik yang dapat mengisi sekaligus memperindah taman. Tidak hanya itu, tumbuhan juga dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca. Merawat tumbuhan juga dapat mengajarkan kita untuk selalu cinta dan kasih kepada lingkungan. Menanam dan merawat tumbuhan dapat dijadikan hobi baru yang bersifat positif.

  1. Beribadah dengan teratur sesuai dengan agama masing-masing

Dengan beribadah, kita dapat berdoa agar pasien COVID – 19 dapat berkurang jumlahnya. Tidak hanya itu, kita dapat berdoa agar semua teman, saudara, guru, dan  orang tua dapat terhindar dari COVID – 19. Berdoa dengan cara bermeditasi dapat membantu kita untuk lebih fokus dan meningkatkan penyadaran.

  1. Berolahraga

Berolahraga dapat menjaga tubuh tetap sehat, bugar, dan kuat. Berolahraga dapat meningkatkan stamina tubuh. Berolahraga juga dapat meningkatkan ketahanan tubuh. Karena ketahanan inilah, kita dapat terhindar dari COVID – 19.

  1. Membaca buku

Membaca buku dapat meningkatkan kecerdasan seseorang. Membaca buku juga dapat meningkatkan imajinasi dan kreativitas. Buku memiliki berbagai macam isi, karena itulah buku dapat meningkatkan kecerdasan dan kreativitas. Bukan hanya itu, membaca buku dapat membuat seseorang menjadi rajin.

Pada intinya, lakukanlah kegiatan positif yang bermanfaat, seperti membersihkan rumah, menanam tumbuhan, beribadah, membaca buku dan berolahraga untuk mengisi waktu luang dan menghilangkan bosan dengan menjalankan protokol kesehatan, agar tetap sehat selalu juga. Sekianlah dari saya, terima kasih.

Home Learning Mengurangi Resiko Penyebaran COVID-19

Oleh: Willy Khoputra – G8

COVID-19 adalah virus baru yang sangat mengganggu, kemampuannya menyebar menyebabkan COVID-19 menjadi pandemi dalam waktu yang singkat. Vaksin, walau saat ini sudah ditemukan, belum disebarkan secara luas, bahkan ada berita bahwa ada Varian Baru di Inggris yang lebih mudah menyebar.  Manusia harus menyesuaikan diri dengan kondisi ini untuk menghindari virus itu dan tidak menyebarkannya ke orang tercinta.

Pandemi ini mungkin masih akan bertahan beberapa lama lagi. Kondisi New Normal ini tidak membuat kita sebebas saat sebelum pandemi. Pandemi ini memang sangat merepotkan, banyak usaha mengalami kerugian besar karena mereka tidak dapat beradaptasi dengan kondisi ini. Namun bukan saja mereka yang merasa dirugikan, hampir semua masyarakat yang terkena dampak COVID-19 dirugikan dengan tingkat yang berbeda-beda.

Semua aspek kehidupan manusia dalam kondisi ini harus menyesuaikan diri. Memang, ada beberapa aspek yang tidak berubah banyak, contohnya rumah, rumah sendiri tidak harus diubah demi pandemi ini (hanya lebih sering dirumah saja). Akan tetapi kebanyakan aspek kehidupan (apalagi aspek sosial) harus diubah demi kesehatan semua. Pesanan makanan dibeli online, bekerja dirumah, jika ingin keluar harus pakai masker, dan masih banyak perubahan yang harus diikuti sampai pandemi ini menghilang dari muka bumi ini. Memang perubahan ini sedikit tidak nyaman, namun kita tidak bisa apa-apa kecuali mengikutinya sampai para ilmuan menemukan vaksinnya, dan diperbolehkan oleh pemerintah.

Salah satu aspek kehidupan manusia yang harus diubah itu adalah pendidikan. Demi keamanan para murid dan guru, kegiatan belajar mengajar tidak dilaksanakan di sekolah, tapi dirumah.  Maka, para guru dan murid harus menggunakan platform online seperti Zoom, Google Meet, dll. Serta Aplikasi untuk mengatur pembelajaran serta memberi materi dan PR, seperti Google Classroom.  Zoom dan Google Meet digunakan agar paling tidak memberikan suasana belajar tatap muka dengan guru dan murid saling berbicara, tanya jawab dan lain-lain. Platform seperti Google Classroom digunakan untuk menyortir pelajaran, memberi materi dan PR supaya para murid tidak akan pusing dalam masalah materi. Bukan hanya itu, PR dan Ulangan semua bisa dikumpul dengan tenggat yang ditentukan.

Sisi positif dalam kegiatan siswa dan Home learning salah satunya adalah membantu memutus rantai penyebaran COVID-19. Bagaimana Home Learning bisa memutus Rantai Penyebaran COVID-19? Salah satu peraturan yang diberikan oleh pemerintah adalah #stay-at-home, maksudnya adalah untuk mengurangi resiko penyebaran COVID-19, pemerintah mengharuskan rakyat untuk tinggal dirumah mereka hingga situasi membaik, boleh saja disebut karantina di rumah atau “tahanan rumah (house arrest)”. Walau saat ini, kondisi karantina ini sudah sedikit diringankan dengan new normal atau kebiasaan baru. Tinggal di rumah sangat direkomendasikan kecuali jika perlu, seperti pekerjaan yang memang harus keluar, dll. Nah, demi keamanan para murid, sekolah ditutup. Para murid harus tinggal dirumah. Kemungkinan besar para murid pasti tidak akan mau belajar dirumah karena malas atau alasan lain, atau kemungkinan tidak mengerti dan masih ada semangat untuk belajar (alasan ini hampir tidak mungkin karena karakter murid. Lagipula, jika ada pertanyaan bisa search online, kecuali, mereka tidak bisa mengerti dengan sistem selain sistem sekolah ). Maka apa yang harus para pengajar lakukan? Jika para murid ditinggal sendiri, kemungkinan besar para murid tidak akan belajar apapun dengan kondisi seperti ini, mungkin mereka akan kembali ke sekolah dengan “otak kosong”. Para guru harus mencari cara untuk tetap melaksanakan proses belajar-mengajar walau dalam kondisi apapun. Untunglah, ada sesuatu bernama Internet. Dimana para guru menemukan aplikasi pertemuan online dan pengatur kelas. Dengan ini home learning dapat terlaksana. Dengan ini para murid bisa tetap mengalami proses belajar-mengajar tanpa harus pergi kesekolah. Ini tentu adalah hal yang baik untuk sekolah. Namun mungkin para murid bisa saja memiliki pendapat yang berbeda.

Dengan Home learning, para murid tidak harus keluar rumah untuk belajar dan beresiko terkena COVID-19. Karantina sendiri juga salah satu cara untuk mengurangi kecepatan penyebaran COVID-19. Home Learning menaati aturan pemerintah untuk menghadapi COVID-19, karena di rumah murid tidak usah keluar dengan resiko infeksi sendiri dan orang lain. HomeLearning adalah salah satu cara untuk mensimulasikan proses pembelajaran tatap muka tanpa harus pergi ke sekolah.

Pada Sekolah Amore Prime School sendiri juga menggunakan sistem home learning. Tentu Home Learning juga memiliki kekurangannya tersendiri, home learning membuat aktivitas murid tidak bisa dikontrol, dirumah, mereka bisa melakukan apa saja, apakah mereka melihat Youtube, main game online, membaca novel atau manga? Kita tidak pernah tahu. Selain itu, menggunakan layar terlalu lama bisa menyebabkan penyakit lain selain yang marak diperbincangkan (COVID-19 dan kawan-kawannya), yaitu kecanduan elektronik dan mata rusak. Penyakit itu tidak menular dan keduanya bisa saling berhubungan satu sama lain. Tentu kekurangan ini bisa dihindari jika para murid memiliki kontrol diri tentu saja. Selain itu kekurangan berikutnya adalah pembelajaran yang tidak seefektif pembelajaran biasa (tatap muka), seperti murid yang tidak ingin bertanya, murid terdistraksi, masalah internet, masalah listrik, Guru tidak menjelaskan dengan baik, murid yang menyontek, dan masih banyak masalah lagi. Akan tetapi, home learning adalah sistem pembelajaran terbaik untuk saat ini mempertimbangkan kondisi saat ini dan keamanan para murid.

Tidak ada sistem yang sempurna. Walau ada beberapa hal negatif yang dapat terjadi dalam home learning, ini adalah sebuah pilihan yang terbaik untuk saat ini. Dengan menggunakan sistem home learning dan kooperasi antara murid dan guru, home learning ini bisa sangat efektif. Walau masih tidak seefektif pembelajaran tatap muka, sistem ini sangat berguna dalam mendapatkan edukasi saat pandemi dan permasalahan serupa.

Fictional Story by Veila

Masa Depan Dunia

Miliaran tahun yang lalu…

Bumi itu indah

Penuh flora dan fauna

Bumi adalah surga di dunia bagi segala makhluk hidup yang pernah ada…

Bumi adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi seluruh makhluk hidup..

Tapi itu semua dulu..

Tak pernah sekalipun terbayang oleh seluruh makhluk hidup dibumi zaman praaksara bahwa bumi yang sekarang berubah 180 dari bumi yang dulu dikenal sebagai impian seluruh makhluk hidup untuk tinggal…

~~~

Hujan mengguyur kota ini.

Haah…, padahal pengen pulang jalan kaki.

Aku menuju ke gang sempit untuk menjadi tempat peneduhan sementara.

Aku Irleane. Keluargaku memiliki perusahaan barang-barang dengan menggunakan kayu sebagai bahan utamanya. Perusahaanku juga menerima jasa pemotongan hutan untuk membangun gedung, perumahan dan lain-lainnya. Besok, kami akan menebang hutan terbesar di kota ini. Aku benar-benar tidak sabar untuk membeli tas desainer keluaran terbaru. Saat hendak mengeluarkan ponselku, mataku tertuju pada benda berkilauan di ujung gang.

Emas?!

Aku mendekati barang itu dan memegangnya. Saat itu juga, semuanya menjadi biru. Badanku tidak bisa bergerak, aku tidak bisa melepaskan tanganku dari barang itu, bahkan aku tidak bisa bersuara. Pandanganku menjadi kabur, dan sekarang semuanya hitam. Aku mencoba membuka mataku, dan melihat ke sekeliling.

Dimana?

Semuanya gedung, tidak ada pohon sama sekali. Aku berdiri dan melihat brosur seminar. Semua isi brosur itu normal, sampai aku membaca tanggalnya.

4 Desember 3000 !?

~~~

“Aa….apa!?” ucap seorang makhluk tak dikenali yang sedang memandang isi bumi dari tempat khusus. “Ti-tidak mungkin!” Faxcryst benar-benar tidak percaya apa yang ada didepan matanya sekarang. “Pa….padahal…” ucap Faxcryst sambil merubah raut wajahnya menjadi murung. “Aku memang tidak berharap terlalu banyak kepada manusia untuk menjaga bumi, tapi ini terlalu keterlaluan. Ayo kita langsung laporkan!” ucap makhluk sejenis disebelahnya yang menarik tangan Faxcryst masuk ke alat transportasi aneh.

Sesampainya mereka di Planet Swazhiniski, mereka segera melaporkan kondisi bumi kepada Wakil Pemimpin Planet Swazhiniski, Tuan Grihson.

“Tidak kusangka…manusia memang aneh…!” ucap Grihson sambil menatap bumi dengan ujung mata yang sarkastik. “Apa kau sudah memberitahu Tuan Rhyxton?” tanya Grihson. “Belum, sepertinya tuan akan mengamuk.” ucap Faxcryst pelan. “Padahal, kita Bangsa Trifrast 2 saja sampai mempelajari bahasa manusia, semua itu karena saat itu rupanya kita masih terlalu cepat bekerja sama dengan manusia. Seharusnya kita pikirkan semua kemungkinan yang akan terjadi.” Grihson berdiri dari kursinya. “Kalau sudah begini, aku yang akan memberi tahu Tuan Rhyxton.” ucap Grihson sambil berjalan.

~~~

“Tck, kita memang terlalu cepat membuat keputusan saat itu!” ucap Rhyxton dengan amarah yang meluap sambil mengenang masa lalu.

Miliaran tahun yang lalu…

“Jadi ini, yang disebut bumi? Ini yang dielu-elukan oleh seluruh makhluk hidup?” ucap Rhyxton yang turun dari alat transportasi aneh. “Menurut peta, benar Tuan.” ujar Faxcryst sambil menunjukkan jalan yang akan dituju. “Memang indah ya.” Rhyxton tersenyum untuk pertama kalinya.

“Siapa kalian!?” ucap segerombolan manusia yang membawa bambu runcing menghadap kedepan. “Perkenalkan, saya Rhyxton, ketua bangsa alien di planet Swazhiniski di luar galaksi Milky Way. Kami, bangsa alien akan merebut kekuasaan bumi ini dari tangan kaum manusia secara damai.” ucap Rhyxton sambil memberi hormat.

“Galaksi Milky Way itu apa? Dan lagi, Alien itu apa?” ucap Sajoenomoe, manusia yang berdiri paling depan dari mereka. “Ya ampun, aku baru ingat mereka ini belum pernah keluar angkasa. Intinya, kami berbeda dari kalian.” ucap Rhyxton sambil menghela napas. “Pantas saja kalian tampak aneh. Lalu, apa tujuan kalian datang ke sini!?” tanya Sajoenomoe. “Sudah kubilang, kami akan mengambil alih kekuasaan bumi, sebagai gantinya, kalian boleh tinggal di planet Swazhiniski,” jelas Rhyxton.

“Maaf, tapi kami tidak akan pernah memberikan bumi ke tangan orang lain. Kami berjanji, kami akan menjaga bumi, kami akan merawatnya, sebaik yang kami bisa!” ucap Sajoenomo sambil memohon. “Hm…baiklah, tapi ada satu syarat. Setiap 100 miliar tahun sekali kami akan mendatangi bumi, untuk melihat apakah kalian menepati janji kalian” ucap Rhyxton. “Memangnya kalian masih hidup 100 miliar tahun lagi?” tanya salah satu orang yang berdiri disebelah kanan Sajoenomo. “Sudah saya bilang, kami ini berbeda dengan kalian.” ujar Rhyxton tenang. “Baiklah, kami setuju.” ucap Sajoenomoe usai berbincang dengan yang lainnya

~~~

Wah, ada yang jual pukis!

Dengan senang hati, aku melangkah ke gerobak pukis itu. “Pak, saya mau beli 1 porsi pukis ya.” ucapku sambil mengambil uang di sakuku. Namun anehnya, bapak itu diam saja, bahkan tidak menatap ke arahku. Setelah menunggu beberapa saat, dia tetap tidak membuatkan pukis, dan malah memberikan pesanan ke orang yang baru memesan. Akhirnya, kuputuskan untuk menggebrak gerobak itu.

“Pak!!” ucapku sambil menggebrak gerobak itu. Tapi, aku malah terjatuh kedepan.

Tunggu, aku bisa menembus benda?

Apa aku juga tembus pandang? Sepertinya iya, dan mungkin itu adalah alasan kenapa pukis ku tidak dibuatkan. Jadi, apa gunanya aku kesini kalau aku tembus pandang? Benar-benar tidak seru seperti di film.

Akhirnya aku mengintip orang yang sedang membaca berita di HP nya.

‘Benda aneh yang isinya diduga makhluk asing sedang menuju kebumi, semua petinggi-petinggi negara berunding untuk masalah ini’

Saat itu juga badanku melayang dan aku melihat semua kejadian dari atas.

Langit berubah menjadi gelap, benda aneh yang dibicarakan ada diatas semua orang yang sedang mendongak ke atas itu mendarat.

“Benar-benar hancur. Berani-beraninya manusia merusak bumi!” ucap Rhyxton dengan penuh amarah.

Semua orang dievakuasi, yang ada disitu hanya tentara dan petinggi negara yang dijaga ketat.

“Apa maumu!?” ucap salah satu dari petinggi negara.
“Kemauan? Menghancurkan kalian tentunya. Menghancurkan manusia yang sudah melanggar janji.” ucap Rhyxton.
Rhyxton pun menjelaskan apa yang terjadi miliaran tahun lalu, namun ditengah penjelasan, manusia langsung menyerang.

“Kalian pikir dengan melawan lebih dulu kalian akan menang!?” Rhyxton berteriak dan memberi instruksi, kemudian Bangsa Trifrast 2 langsung menyerbu juga.

~~~

Aku terdiam melihat semuanya hancur. Semuanya terbakar dari api yang berasal dari mulut mereka. Tidak hanya api, ada yang listrik, air, tanah, angin, dan itu semua membuat bumi kacau. Rasanya seperti menonton Naruto saja. Tunggu.., dimana ‘aku’ yang ada di masa depan!? Badanku terbawa sendiri ke sebuah tempat.

Ayahku, itu ayahku!

“Pendirinya akan dimusnahkan, perusahaannya akan dibakar. Itulah ganjaran bagi kalian yang menghancurkan bumi ini!” ucap makhluk aneh sambil bersiap mengeluarkan api dari mulutnya. Aku menoleh, tak berani melihat. Sejahat dan pilih kasihnya ayah ke adikku, dia tetap ayahku. Perusahaanku terbakar, dan aku melihat diriku sendiri didalamnya.

Aku benar-benar melihat semuanya, bumi ini akan hancur oleh perbuatan manusia sendiri

~~~

Bumi kosong, tidak ada makhluk di situ kecuali Bangsa Trifrast 2. Ya, manusia kalah.

“Kita tinggalkan saja, bumi sudah sangat buruk untuk ditinggali.” ucap Rhyxton sambil membalikkan badannya. “Baik tuan.” ucap Grihson sambil mengikuti Rhyxton.

~~~

Semuanya hening….

Bagaimana cara agar aku bisa kembali ke masa lalu? Apa aku terjebak disini selamanya? Aku tidak bisa menemukan gang itu tentu saja, semuanya sudah berubah. Aku benar-benar tidak menginginkan bumi yang seperti ini. Tiba-tiba pandanganku kabur, dan aku terbangun di gang itu lagi. Benda berkilauan itu sudah menghilang, dan sekarang sudah sore. Aku merenungkan kejadian yang aku lihat. Walaupun makhluk aneh itu tidak datang, bumi sudah rusak. Mungkin nanti bumi bisa terbakar, dan virus-virus lainnya pun pasti akan bermunculan. Sekarang aku tahu alasan kenapa aku dikirim kesana, aku harus menghentikan ini.

Sesampainya dirumah, aku segera pergi ke kamar adikku. “Rayrist!” panggil ku pada adikku.

“Hm? Kenapa?” tanyanya sambil memegang Handphone-nya. “Suruh ayah batalkan penebangan besok, intinya semua penebangan yang direncanakan! Kita harus stop menebang hutan demi membangun gedung!” ujarku.

“Katanya pengen beli tas desainer?” ucap adikku sambil mengambil keripik kentang. Lalu aku menceritakan semuanya. “Kamu kan anak kesayangan ayah, tolong bilanginnn!!! Aku beliin VR sekalian!” ucapku sambil memohon.

“Yaudah, yaudahhh”

~~~

Jagalah bumi ini, karena Faxcryst sedang mengawasi.



By Veila

en_USEnglish
id_IDIndonesian en_USEnglish